Laman

Kamis, 04 Oktober 2012

Cara Memilih Ayam Aduan (Katuranggan)

Ciri-ciri ayam/katuranggan ayam yg baik bisa dilihat dari paruh berparit (DEKOK) dr lubang hidung ke muka, pangkal tebal, paruh atas dan bawah sama panjangnya. Mata masuk ke dalam, sipit, jernih dan kening menonjol, mata bersih. Jika mendapati pelupuk mata ada celaknya/warna hitam, pertanda mental kurang bagus.
Jengger tebal dan halus (LUMER), kepala bulat dan panjang
(NJAMBE). Kulit muka tebal dan halus. Jgn pilih tebal dan kasar, sebab mental ayam demikian, masih kurang bagus dan tdk tahan pukul. Jilingnya pilih yg tebal dan lebar. Bila Jiling kecil, mk mudah patah dan leher tdk tahan pukulan keras. Sedang leher boleh pilih panjang atau pendek, sama saja. Kalau leher ayam saat tidur, diselonjorkan ke depan (SONGGO BUMI), biasanya
mentalnya bagus!
Bulu rawis leher panjang dan tebal (NGEROP). Perlu diperhatikan jika bulu leher pendek,warna hitam,dan bagian pangkal ada warna putih (SONGGO RIKMO),biasanya mental kurang bagus. Pangkal sayap tulangnya tebal dan kencang. Jika dilipat ke atas dan kebawah terasa kencang dan kaku. Sedangkan bulu sayap harus panjang,sedangkan ujungnya sampai ke ekor. Bagian sayap paling ujung, ada bulu sayap putih (GEGER KARANG), biasanya ayam alot dan ulet, gak mudah menyerah!
Dada bidang dan tegak. Ketika berdiri miring 60 derajat. Tubuh bagian dada lebih lebar daripada bagian belakang. Jika terjadi sebaliknya,ayam tsb pukulannya mencabar dan susah melancarkan pukulan telak, akurasi pukulan kurang baik. Pilihlah butuh yg ngontong. Jika dibagian dada tumbuh bulu2 lebar, maka disebut BIMA KURDA, wibawa bagus dan beryoni/menangan.
Paha pilihlah yg berbentuk tipis/gepeng, karena paha bulat tidak dapat menyabet dari samping, alias side kicknya tidak jalan. Kaki boleh bentuk bulat ataupun belimbing, tetapi harus kering. Sisik bagian muka biasanya terdiri dari dua jalu, kiri dan kanan. Kalau alurnya bagus dan rapi disebut PANCURAN EMAS, biasa ayam tsb jarang kesialan/jarang apes. Kalau menemukan sisik melik di tengahnya,sebaiknya jgn dipilih, karena kurang awas. Dan bilang sedang tarung, matanya bisa kejalu.Yg baik bila sisik kaki ada sisik melingkar/blebet, sebanyak 1-3 biji tepat di bawah taji, NAGA MANGSA, biasanya pukulnya sakit.
Jari kaki kecil panjang seperti duri bambu. Pilih sisi jarinya jika ada yg pecah bagian nomer 2 dari muka.Lebih baik lagi jika sisik jari belakang pecah semua, TANJUNG KARANG, pukulannya ngerusak. Sedang jalu posisinya boleh dekat jari belakang, boleh juga berjauhan. Karena banyak yg beranggapan, posis jalu dekat jari belakang, maka pukulannya pasti jalon. Namun jika diperhatikan, apakah ayam itu jalon atau tidak, akan ditentukan oleh ayam itu sendiri. Kenyataannya banyak ayam yg mempunyai pukulan jalon, meskipun jarak jalu dan jari belakang berjauhan. Jadi soal ini memang sangat tergantung dgn kepandaian ayam utk menggunakan senjatanya dlm mengalahkan lawannya. (Dari berbagai sumber)

Catatan: Bagi Anda yang suka Kitab Primbon Katuranggan (pakai mantra/gaib) boleh pakai cara ini. Tapi jika Anda tidak percaya kitab primbon katuranggan, hal ini tidak berlaku (kerja ayam > katuranggan). Bagi kami ciri standart ayam yang bagus telah kami ulas di sini. Kami tidak berpatokan pada kitab primbon katuranggan gaib/bermantra apapun dalam ternak kami (hanya melihat katuranggan non-gaib, rasional). Ini ditulis hanya sebatas pengetahuan saja bagi para pembaca. Selanjutnya terserah Anda!! :D

6 komentar:

  1. Makasih mas artikelnya,sangat membantu buat pemula seperti saya

    BalasHapus
  2. Mau tanya mas...
    Kalo bulu belakang/lancur ada satu yang beda(1lancur posisi keatas sendiri) itu namanya apa ya...

    BalasHapus
  3. mantap infonya.....! ulas jg tentang jengger yg bagus mas!

    BalasHapus