Kamis, 04 Oktober 2012

Sekilas Kelas & Aturan Tanding Ayam Aduan

Adapun kelas yang dipertarungkan adalah : Kelas Jerami : 2,90-2,99kg. Kelas Terbang : 3,00-3,09 kg. Kelas Bantam : 3,10-3,19kg. Kelas Super Bantam : 3,20-3,29 kg. Kelas Bulu : 3,30-3,39 kg. Kelas Ringan : 3,40-3,49 kg. Kelas Super Ringan 3,50-3,59 kg. Kelas Menengah Ringan : 3,60-3,69 kg. Kelas Ringan 3,70-3,79 kg. Kelas Berat Ringan : 3,90-3,99 kg. Kelas Berat :
Tak terbatas.

Sedangkan aturan mainnya adalah sebagai berikut :
1. Pendaftaran meliputi data umum, keturunan dan berat badan.
2. Seleksi untuk kompetisi dengan mencarikan lawan yang sebanding sesuai tinggi dan berat badan.
3. Taji harus dibungkus oleh penutup yang ditetapkan TICCDA.
4. Memperbaiki paruh dan sayap dilakukan sebelum kontes.
5. Kontes dilakukan dalam 5 babak dan masing-masing berlangsung 10 menit dengan masa istirahat 2 menit.
6. Ketika masa istirharat ayam harus dipegang oleh pembantu sudut dengan fasilitas yang direkomendasikan TICCDA.
7. Luka mengelupas di kepala atau menjahit kelopak mata dilarang.
8. Penggunaan berbagai macam obet-obatan atau bahan kimia dilarang.
9. Peralatan yang digunakan untuk ayam aduan harus netral seperti air, pembalut taji dan lainnya.
10. System penjurian salah satu sebagai pemenang.
a. Kontestan dinyatakan kalah bila lari meninggalkan arena, tidak dapat berdiri tegak atau tidak bias dalam posisi
bertarung hingga tiga kali hitungan. Bias juga jika ayam tersebut berteriak keok.
b. Juri bisa menghentikan pertarungan (RSC) jka terjadi cedera serius pada ayam seperti paruh patah,
pendarahan terus menerus, kebutaan, bengkak dan lainnya. Pemilik bias menarik ayamnya dari arena dan
menyerah.
c. Penilaian dilakukan oleh tiga juri yang berada di tiga sudut. Penjurian dilakukan secara komputerisasi. (Sumber: papaji.com)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar